Senin, 28 Maret 2011

[Story] Sultan Iskandar Muda

Lukisan Foto Sultan Iskandar Muda
     Sultan Iskandar Muda (Aceh, Banda Aceh, 1593{1590} sampai 27 September 1636) merupakan sultan yang paling besar dalam masa Kesultanan Aceh, yang berkuasa dari tahun 1607 sampai 1636. Aceh mencapai kejayaannya pada masa kepemimpinan Iskandar Muda, dimana daerah kekuasaannya yang semakin besar dan reputasi internasional sebagai pusat dari perdagangan dan pembelajaran tentang Islam.


Keluarga dan Masa Kecil 

 

  

Asal Usul

Dari pihak leluhur ibu, Iskandar Muda adalah keturunan dari Raja Darul-Kamal, dan dari pihak leluhur ayah merupakan keturunan dari keluarga Raja Makota Alam. Darul-Kamal dan Makota Alam dikatakan dahulunya merupakan dua tempat pemukiman bertetangga (yang terpisah oleh sungai) dan yang gabungannya merupakan asal mula Aceh Darussalam. Iskandar Muda seorang diri mewakili kedua cabang itu, yang berhak sepenuhnya menuntut takhta.
Ibunya, bernama Putri Raja Indra Bangsa, yang juga dinamai Paduka Syah Alam, adalah anak dari Sultan Alauddin Riayat Syah, Sultan Aceh ke-10; dimana sultan ini adalah putra dari Sultan Firman Syah, dan Sultan Firman Syah adalah anak atau cucu (menurut Djajadiningrat) Sultan Inayat Syah, Raja Darul-Kamal.
Putri Raja Indra Bangsa menikah dengan upacara besar-besaran dengan Sultan Mansur Syah, putra dari Sultan Abdul-Jalil, dimana Abdul-Jalil adalah putra dari Sultan Alauddin Riayat Syah al-Kahhar, Sultan Aceh ke-3.

Pernikahan

     Sri Sultan Iskandar Muda kemudian menikah dengan seorang Putri dari Kesultanan Pahang. Putri ini dikenal dengan nama Putroe Phang. Konon, karena terlalu cintanya sang Sultan dengan istrinya, Sultan memerintahkan pembangunan Gunongan di tengah Medan Khayali (Taman Istana) sebagai tanda cintanya. Kabarnya, sang puteri selalu sedih karena memendam rindu yang amat sangat terhadap kampung halamannya yang berbukit-bukit. Oleh karena itu Sultan membangun Gunongan untuk mengubati rindu sang puteri. Hingga saat ini Gunongan masih dapat disaksikan dan dikunjungi.
Jirat Soleutan Eseukanda Muda (Makam Sultan Iskandar muda)

Masa kekuasaan

      Masa kekuasaan Sultan Iskandar Muda yang dimulai pada tahun 1607 sampai 1636, merupakan masa paling gemilang bagi Kesultanan Aceh, walaupun di sisi lain kontrol ketat yang dilakukan oleh Iskandar Muda, menyebabkan banyak pemberontakan di kemudian hari setelah mangkatnya Sultan.
     Aceh merupakan negeri yang amat kaya dan makmur pada masa kejayaannya. Menurut seorang penjelajah asal Perancis yang tiba pada masa kejayaan Aceh di zaman Sultan Iskandar Muda Meukuta Perkasa Alam, kekuasaan Aceh mencapai pesisir barat Minangkabau. Kekuasaan Aceh pula meliputi hingga Perak.
   Ketika Iskandar Muda mulai berkuasa pada tahun 1607, ia segera melakukan ekspedisi angkatan laut yang menyebabkan ia mendapatkan kontrol yang efektif di daerah barat laut Indonesia. Kendali kerajaan terlaksana dengan lancar di semua pelabuhan penting di pantai barat Sumatra dan di pantai timur, sampai ke Asahan di selatan. Pelayaran penaklukannya dilancarkan sampai jauh ke Penang, di pantai timur Semenanjung Melayu, dan pedagang asing dipaksa untuk tunduk kepadanya. Kerajaannya kaya raya, dan menjadi pusat ilmu pengetahuan.

Kontrol di dalam negeri

     Menurut tradisi Aceh, Iskandar Muda membagi wilayah Aceh ke dalam wilayah administrasi yang dinamakan ulèëbalang dan mukim; ini dipertegas oleh laporan seorang penjelajah Perancis bernama Beauliu, bahwa "Iskandar Muda membabat habis hampir semua bangsawan lama dan menciptakan bangsawan baru." Mukim pada awalnya adalah himpunan beberapa desa untuk mendukung sebuah masjid yang dipimpin oleh seorang Imam (Dalam bahsa Aceh : Imeum). Ulèëbalang (Bahasa Melayu: Hulubalang) pada awalnya barangkali bawahan-utama Sultan, yang dianugerahi Sultan beberapa mukim, untuk dikelolanya sebagai pemilik feodal. Pola ini djumpai di Aceh Besar dan di negeri-negeri taklukan Aceh yang penting.


Hubungan dengan bangsa asing


Inggris

     Pada abad ke-16, Ratu Inggris, Elizabeth I, mengirimkan utusannya bernama Sir James Lancester kepada Kerajaan Aceh dan mengirim surat yang ditujukan: "Kepada Saudara Hamba, Raja Aceh Darussalam." serta seperangkat perhiasan yang tinggi nilainya. Sultan Aceh kala itu menerima maksud baik "saudarinya" di Inggris dan mengizinkan Inggris untuk berlabuh dan berdagang di wilayah kekuasaan Aceh. Bahkan Sultan juga mengirim hadiah-hadiah yang berharga termasuk sepasang gelang dari batu rubi dan surat yang ditulis di atas kertas yang halus dengan tinta emas. Sir James pun dianugerahi gelar "Orang Kaya Putih".
Sultan Aceh pun membalas surat dari Ratu Elizabeth I. Berikut cuplikan isi surat Sultan Aceh, yang masih disimpan oleh pemerintah kerajaan Inggris, tertanggal tahun 1585:
I am the mighty ruler of the Regions below the wind, who holds sway over the land of Aceh and over the land of Sumatra and over all the lands tributary to Aceh, which stretch from the sunrise to the sunset
Artinya: Hambalah sang penguasa perkasa Negeri-negeri di bawah angin, yang terhimpun di atas tanah Aceh dan atas tanah Sumatra dan atas seluruh wilayah wilayah yang tunduk kepada Aceh, yang terbentang dari ufuk matahari terbit hingga matahari terbenam.
     Hubungan yang mesra antara Aceh dan Inggris dilanjutkan pada masa Raja James I dari Inggris dan Skotlandia. Raja James mengirim sebuah Meriam sebagai hadiah untuk Sultan Aceh. Meriam tersebut hingga kini masih terawat dan dikenal dengan nama Meriam Raja James.

Belanda

     Selain Kerajaan Inggris, Pangeran Maurits – pendiri dinasti Oranje– juga pernah mengirim surat dengan maksud meminta bantuan Kesultanan Aceh Darussalam. Sultan menyambut maksud baik mereka dengan mengirimkan rombongan utusannya ke Belanda. Rombongan tersebut dipimpin oleh Tuanku Abdul Hamid.
Rombongan inilah yang dikenal sebagai orang Indonesia pertama yang singgah di Belanda. Dalam kunjungannya Tuanku Abdul Hamid sakit dan akhirnya meninggal dunia. Ia dimakamkan secara besar-besaran di Belanda dengan dihadiri oleh para pembesar-pembesar Belanda. Namun karena orang Belanda belum pernah memakamkan orang Islam, maka beliau dimakamkan dengan cara agama Nasrani di pekarangan sebuah gereja. Kini di makam beliau terdapat sebuah prasasti yang diresmikan oleh Mendiang Yang Mulia Pangeran Bernhard suami mendiang Ratu Juliana dan Ayahanda Yang Mulia Ratu Beatrix.

Utsmaniyah Turki

      Pada masa Iskandar Muda, Kerajaan Aceh mengirim utusannya untuk menghadap Sultan Utsmaniyah yang berkedudukan di Konstantinopel. Karena saat itu Sultan Utsmaniyah sedang gering maka utusan Kerajaan Aceh terluntang-lantung demikian lamanya sehingga mereka harus menjual sedikit demi sedikit hadiah persembahan untuk kelangsungan hidup mereka. Lalu pada akhirnya ketika mereka diterima oleh sang Sultan, persembahan mereka hanya tinggal Lada Sicupak atau Lada sekarung (menurut aku secupak tidak sama dengan sekarung {secupak = 3 ataau 4 kaleng susu}). Namun sang Sultan menyambut baik hadiah itu dan mengirimkan sebuah meriam dan beberapa orang yang cakap dalam ilmu perang untuk membantu kerajaan Aceh. Meriam tersebut pula masih ada hingga kini dikenal dengan nama Meriam Lada Sicupak. Pada masa selanjutnya Sultan Ottoman mengirimkan sebuah bintang jasa kepada Sultan Aceh.

Perancis

     Kerajaan Aceh juga menerima kunjungan utusan Kerajaan Perancis. Utusan Raja Perancis tersebut semula bermaksud menghadiahkan sebuah cermin yang sangat berharga bagi Sultan Aceh. Namun dalam perjalanan cermin tersebut pecah. Akhirnya mereka mempersembahkan serpihan cermin tersebut sebagai hadiah bagi sang Sultan. Dalam bukunya, Denys Lombard mengatakan bahwa Sultan Iskandar Muda amat menggemari benda-benda berharga.
     Pada masa itu, Kerajaan Aceh merupakan satu-satunya kerajaan Melayu yang memiliki Balee Ceureumeen atau Aula Kaca di dalam Istananya. Menurut Utusan Perancis tersebut, Istana Kesultanan Aceh luasnya tak kurang dari dua kilometer. Istana tersebut bernama Istana Dalam Darud Donya (kini Meuligo Aceh, kediaman Gubernur). Di dalamnya meliputi Medan Khayali dan Medan Khaerani yang mampu menampung 300 ekor pasukan gajah. Sultan Iskandar Muda juga memerintahkan untuk memindahkan aliran Sungai Krueng Aceh hingga mengaliri istananya (sungai ini hingga sekarang masih dapat dilihat, mengalir tenang di sekitar Meuligoe). Di sanalah sultan acap kali berenang sambil menjamu tetamu-tetamunya.

Kutipan

     Ada kata-kata Sultan Iskandar Muda yang sangat populer di Aceh bahkan di luar aceh (Dikenal sampai luar negeri) yaitu: "Mate aneuk meupat jierat, Mate hukom ho tamita" yang artinya: mati anak ada makamnya, mati hukum ke mana hendak dicari yang diucapkan saat menjatuhkan hukuman rajam kepada anandanya Meurah Pupok yang berzinah dengan isteri seorang perwira. Akhirnya namanya pun dijadikan nama jalan dan dari Bandara Blang Bintang menjadi Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dari dulu hingga sekarang.



Berhubung saya bukan ahli sejarah saya mohon untuk para pembaca untuk memberikan kritik dan saran kepada saya guna untuk memperbaiki kesalahan dalam penulisan maupun kesalahan/ tidak sejalan dengan fakta sejarah yang sebenarnya, hal ini dikarenakan saya masih dalam tahap belajar.

     Kritik dan saran dapat diberikan melalui "komentar" dibawah ini



~SEKIAN SEMOGA BERMAFAAT~

Senin, 07 Maret 2011

[Articles] Isra dan Mi'raj


Isra Mi'raj (Arab: الإسراء والمعراج‎al-’Isrā’ wal-Mi‘rāğ) adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Muhammad dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam.
Isra Mi'raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Mi'raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi'raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer. Namun demikian, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijahradhiyallahu anha meninggal pada bulan Ramadan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab. Dan saat itu belum ada kewajiban salat lima waktu. Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra Mi'raj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Mi'raj.
Peristiwa Isra Mi'raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam "diberangkatkan" oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi'raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.
Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih


Trivia

  • Seringkali masyarakat menggabungkan Isra Mi'raj menjadi satu peristiwa yang sama. Padahal sebenarnya Isra dan Mi'raj merupakan dua peristiwa yang berbeda, seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Sabtu, 26 Februari 2011

[Lyrics] 黑龙 (Hei Long) - 回心转意(Hui Xin Zhuan Yi) {Translate Mandarin, English, Indonesia}

Lagu: 回心转意 (Hui Xin Zhuan Yi)
Artist: 黑龙 (Hei Long)


曾是你陪我渡过漫长的那么多天
(Cheng shi ni pei wo du guo man chang de na me duo tian)
It used to be that you accompanied me to pass through those many long days
Dulu kamu menemaniku melewati hari-hari yang panjang


是你对我说还有真爱
(Shi ni dui wo shuo hai you zhen ai)
It was you who told me that there’s still true love
kamu yang mengatakan kepadaku bahwa masih ada cinta sejati



而我却不懂如何呵护你
(Er wo que bu dong ru he he hu ni)
While I, myself, yet to understand how to cherish you
Sementara aku sendiri, belum memahami bagaimana untuk menghargaimu

爱你,却伤了你的心
(Ai ni, que shang le ni de xin)
Loving you, yet I hurt your heart
Mencintai mu, namun aku menyakiti hatimu


就在我的心刚要融化的时候
(Jiu zai wo de xin gang yao rong hua de shi hou)
At the time when my heart was just about to melt
Pada saat hatiku baru saja mencair
 
而你却悄悄的离去
(Er ni que qiao qiao de li qu)
Yet you quietly leave
Tapi kamu pergi diam-diam


我多希望你希望你回心转意
(Wo duo xi wang ni xi wang ni hui xin zhuan yi)
How I wish that you, I wish that you would change your mind
Betapa aku berharap  kamu, aku berharap  kamu akan berubah pikiran



因为我将会把你珍惜
(Yin wei wo jiang hui ba ni zhen xi)
Because I will cherish you
Karena aku akan menghargaimu


还有什么话要说? 还有多少泪要流?
(Hai you shen me hua yao shuo? Hai you duo shao lei yao liu?)
What is there left to say? How many more tears must be shed?
Apa yang harus kukatakan? Berapa banyak lagi air mata harus kutumpahkan?



难道你不知道我对你的爱?
(Nan dao ni bu zhi dao wo dui ni de ai?)
Don’t tell me that you have never known how much I love you?
Jangan katakan bahwa kamu tidak pernah tahu betapa aku mencintaimu?


还有什么话要说? 还有多少泪要流?
(Hai you shen me hua yao shuo? Hai you duo shao lei yao liu?)
What is there left to say? How many more tears must be shed?
Apa lagi yang harus kukatakan? Berapa banyak lagi air mata harus kutumpahkan?

有一天我会让你回心转意~~
(You yi tian wo hui rang ni hui xin zhuan yi)
There will be a day when I will make you change your mind
Suatu hari nati aku akan membuatmu berubah pikiran

就在我的心刚要融化的时候
(Jiu zai wo de xin gang yao rong hua de shi hou)
At the time when my heart was just about to melt
Pada saat hatiku baru saja mencair


而你却悄悄的离去
(Er ni que qiao qiao de li qu)
Yet you quietly leave
Tapi kamu pergi diam-diam


我多希望你希望你回心转意
(Wo duo xi wang ni xi wang ni hui xin zhuan yi)
How I wish that you, I wish that you would change your mind
Betapa aku berharap  kamu, aku berharap kamu akan berubah pikiran

因为我将会把你珍惜
(Yin wei wo jiang hui ba ni zhen xi)
Because I will cherish you
Karena aku akan menghargaimu


还有什么话要说? 还有多少泪要流?
(Hai you shen me hua yao shuo? Hai you duo shao lei yao liu?)
What is there left to say? How many more tears must be shed?
Apa lagi yang harus kukatakan? Berapa banyak lagi air mata harus kutumpahkan?


难道你不知道我对你的爱?
(Nan dao ni bu zhi dao wo dui ni de ai?)
Don’t tell me that you have never known how much I love you?
Jangan katakan bahwa kamu tidak pernah tahu betapa aku mencintaimu?

还有什么话要说? 还有多少泪要流?
(Hai you shen me hua yao shuo? Hai you duo shao lei yao liu?)
What is there left to say? How many more tears must be shed?
Apa lagi yang harus  kukatakan? Berapa banyak lagi air mata harus kutumpahkan?


有一天我会让你回心转意~~
(You yi tian wo hui rang ni hui xin zhuan yi)
There will be a day when I will make you change your mind
Suatu hari nati aku akan membuatmu berubah pikiran


还有什么话要说? 还有多少泪要流?
(Hai you shen me hua yao shuo? Hai you duo shao lei yao liu?)
What is there left to say? How many more tears must be shed?
Apa lagi yang harus kukatakan? Berapa banyak lagi air mata harus kutumpahkan?

难道你不知道我对你的爱?
(nan dao ni bu zhi dao wo dui ni de ai?)
Don’t tell me that you have never known how much I love you?
Jangan katakan bahwa kamu tidak pernah tahu betapa aku mencintaimu?


还有什么话要说? 还有多少泪要流?
(Hai you shen me hua yao shuo? Hai you duo shao lei yao liu?)
What is there left to say? How many more tears must be shed?
Apa lagi yang harus kukatakan? Berapa banyak lagi air mata harus kutumpahkan?


有一天我会让你回心转意~~
(You yi tian wo hui rang ni hui xin zhuan yi)
There will be a day when I will make you change your mind
Suatu hari nati aku akan membuatmu berubah pikiran

Senin, 14 Februari 2011

[Story] Love In War

     He was a Serb, She was Bosnian. They had been high school, both were 25 years old, and both died through the same middles that had doomed 138,000 Bosnian in the past year. But their final embrace goes further than perhaps any other image in capturing the intimate unutterable sadness of this war.
When Bosko family flied. Sarajevo for Serbia, he chose to remain in the basiegned city rather than abandon his lover. "He had no one here just Admira", explain the Admira's mother. "He stay in Sarajevo because of her. And Admira wanted to repay him by travelling with him to Serbia". After striking with a deal with a local commander for save passage across the battle lines, the couple set out on foot. They carried only two bags and their hope of living together in peace. Expose snipper from both sides, they passed into no man's land near Verbana Bridge, and then, somebody mowed them down with a machine gun.
     When they were hit, Bosko died instantly. Mortaly wounded. Admira crawled over and during final second, succeeded in tenderly wrapping her arm arround his body. Then they passed away.....




*(Happy valentine's day...)*
''sebarkan kasih sayang di muka bumi ini...''

Minggu, 13 Februari 2011

[Articles] Penyakit Toxoplasmosis dan Cara Pencegahannya

     Sering aku bertanya.. benar gak sih kalau  kucing dapat menularka suatu penyakit?  Memang benar salah satunya adalah: TOXOPLASMOSIS
     Toxoplasmosis atau biasa disebut “toxo” adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit bernama Toxoplama gondii. Parasit ini pertama kali ditemukan pada limpa dan hati Ctenodactyles gondii, sejenis hewan pengerat (rodent) dari Sahara, Afrika utara pada tahun 1908. Sedangkan pada manusia baru ditemukan di Cekoslowakia pada 1923.

Kucing merupakan hospes definitif (tempat hidup utama) parasit ini. Sebenarnya parasit ini dapat juga ditemukan pada beberapa jenis hewan, namun hanya pada usus kucing parasit berkembang biak secara seksual maupun aseksual dengan cara membelah diri. Infeksi akan terjadi bila bentuk yang infektif ini tertelan oleh hospes yang sesuai, yaitu jenis mamalia, burung, tak terkecuali manusia. Dalam tubuh hospes perantara ini, parasit hanya dapat berkembang biak secara aseksual.

Toxoplasma dapat ditularkan melalui tiga cara :

1. Kontak langsung dengan feses kucing yang telah terinfeksi
      Menurut sebuah penelitian, feses(tinja) seekor kucing mengandung tidak kurang dari 10 juta ookista setelah 2 minggu terinfeksi. Bentuk ookista biasanya terjadi 2-5 hari setelah parasit dikeluarkan bersamaan dengan feses(tinja) kucing. Sejauh ini tidak ada metode yang dapat digunakan untuk mencegah binatang peliharaan, khususnya kucing, untuk terinfeksi dan atau menjadi perantara penularan parasit toxoplasma.

2. Memakan daging mentah atau setengah matang
      Ratusan jenis hewan mamalia dan burung dapat terinfeksi oleh toxoplasma dengan cara yang hampir sama dengan infeksi yang terjadi pada manusia, yaitu dengan kontak langsung melalui bahan makanan dan air yang telah terkontaminasi oleh parasit toxoplasma. Akibatnya, manusia dapat pula terinfeksi setelah mengkonsumsi jenis hewan yang telah terinfeksi. Pada negara-negara industri, transmisi pada manusia umumnya berkaitan dengan kebiasaan memakan daging setengah matang, terutama daging babi dan domba (pada beberapa daerah di dunia diperkirakan 10% daging domba dan 25% daging babi mengandung bentuk kista toxoplasma). Parasit ini juga dapat terkandung dalam produk susu yang tidak melalui proses pasteurisasi, misalnya susu kambing. Lalat maupun kecoa yang telah melakukan kontak langsung dengan feses kucing juga berpotensi menjadi sumber infeksi.

3. Infeksi kongenital melalui plasenta ibu hamil kepada janinnya.
      Parasit toxoplasma tidak dapat menular antar manusia, kecuali dari ibu pada janinnya selama atau sebelum kehamilan berlangsung. Gilbert tahun 2001 memperkirakan bahwa wanita hamil yang menderita toksoplasmosis 25% akan menularkan ke janinnya.

Mencegah Toxoplasma
     Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari jangkitan penyakit ini, antara lain dengan melakukan langkah-langkah pencegahan berikut ini :

1. Menghindari makan makanan mentah atau setengah matang, terutama daging babi, sapi dan kambing. Pemanasan yang ideal untuk bahan makanan ini adalah 70oC (158oF) selama 15-30 menit. Selain dengan pemanasan, perlakuan lain tidak akan menghilangkan kista toxoplasma.

2. Hindarilah kontak langsung dengan tanah yang merupakan sarana yang paling potensial mengandung ookista, khususnya bila di sekitar kediaman Anda terdapat kucing. Daya tahan ookista cukup lama pada tanah yang lembab dan terhindar dari sinar matahari langsung. Bila Anda tidak dapat menghindari kontak dengan tanah, gunakanlah sarung tangan dan cucilah tangan Anda setelah kontak dengan sabun dan air.

3. Biasakanlah mencuci sayuran dan buah-buahan sebelum dikonsumsi.

4. Pola hidup higienis akan lebih menjamin kesehatan. Bagi Anda yang biasa makan dengan menggunakan tangan, cucilah tangan Anda dengan sabun sebelum makan.

5. Mencuci pisau dan perkakas rumah tangga dapur lain setelah digunakan untuk memotong atau menampung daging mentah, sayuran atau buah-buahan yang belum dicuci dengan sabun dan air panas, untuk menghindari kontaminasi silang antara benda atau bahan mentah dengan bahan makanan yang telah matang.

6. Untuk wanita hamil, usahakan untuk menghindari kontak dengan kucing, apalagi membuang kotorannya. Pemeriksaan darah saat merencanakan kehamilan sangat penting, dan idealnya diulang pada tri semester pertama dan terakhir kehamilan. Pemeriksaan darah seperti ini dapat dilakukan di banyak laboratorium kesehatan di negara kita, sayangnya biayanya cukup mahal.

Bagi Anda penggemar kucing, tips berikut dapat dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran parasit toxoplasma :

1. Menyediakan tempat khusus untuk buang air kucing kesayangan Anda. 
     Anda bisa membeli tempat khusus yang telah diberi cat litter (pasir berbahan zeolit yang dapat Anda beli di toko hewan atau swalayan) atau Anda bisa menggunakan pasir. Latihlah kucing Anda untuk selalu membuang kotoran pada tempat khusus, untuk memudahkan Anda melakukan kontrol terhadap perilaku membuang fesesnya. Buanglah feses kucing setiap hari untuk mencegah ookista bersporulasi menjadi bentuk infektif.

2. Desinfeksi
     Lakukan desinfeksi setiap hari dengan air mendidih atau sterilisasi 55 0C pada kandang atau tempat kucing Anda membuang kotoran. Desinfeksi selain dengan kedua cara ini (dengan menggunakan bahan kimia) tidak akan memusnahkan ookista.

3. Kontrol makanan
     Hindari memberikan daging mentah pada peliharaan Anda. Usahakan agar kucing Anda tetap berada di rumah agar tidak memangsa rodent atau burung yang mungkin mengandung kista toxoplasma dalam tubuhnya. Berikan makanan yang cukup agar kucing Anda tidak kelaparan lalu memicunya untuk mencari mangsa di luar rumah, hal ini akan mempersulit Anda untuk melakukan kontrol terhadap makanan binatang kesayangan Anda.

                                      ~"Semoga Bermamfaat"~